Latest Post

Jadwal Keberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji Embarkasi Jakarta Tahun 2015

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Rabu, 19 Agustus 2015 | 8/19/2015

Survey BPS: Penyelenggaraan Haji Tahun 2014 Memuaskan

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Kamis, 13 Agustus 2015 | 8/13/2015

Jakarta (Sinhat)--Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) layanan haji 2014 masuk dalam kategori memuaskan. Tahun lalu dinyatakan berhasil yang ditujukan melalui indeks kepuasaan berdasarkan survei BPS. Hasil survei BPS, indeks kepuasan layanan haji sebesar 81.52 persen.
“Hasil survei BPS, indeks kepuasan layanan haji sebesar 81.52 persen. Kendati mengalami pemuasan, angka tersebut sebenarnya mengalami penurunan 1,17 persen dari tahun sebelumnya. Perubahan indeks ini dipengaruhi penurunan kepuasaan terhadap layanan transportasi, petugas non kloter, dan akomodasi atau pemondokan,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil saat melakukan koordinasi unsur pimpinan panitia haji di salah satu hotel kawasan Kramat Jakarta Pusat, Selasa sore (11/08).
Lanjut Abdul Djamil, “Penyelenggaraan haji tahun 2015 ini harus banyak inovasi. Berbagai inovasi inilah yang akan meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji. Stigma masyarakat tentang penyelenggaraan haji harus dirubah dengan adanya inovasi tahun ini.” (haji.kemenag.go.id)

Pertama Dalam Sejarah, 82 Kloter Akan Mendarat di Madinah

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Rabu, 12 Agustus 2015 | 8/12/2015

Jakarta (Sinhat)--Pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia, sebanyak 82 kelompok terbang (kloter) akan mendarat di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah, Arab Saudi. Bandara ini baru diresmikan oleh Raja Salman, Kamis (02/07/2015) lalu. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Djamil saat koordinasi dan konsolidasi unsur pimpinan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1436H/2015M di salah satu hotel kawasan Kramat Jakarta Pusat, Selasa sore (11/08).
Di Bandara ini lanjut Abdul Djamil kini sudah memiliki runway pendaratan 4500 meter dan sudah bisa didarati oleh pesawat-pesawat berbadan lebar. Dengan kapasitas 8 juta penumpang per tahun pada fase pertama, bandara tersebut akan mampu menampung 18 juta penumpang setiap tahunnya pada fase kedua dan kemudian 40 juta penumpang per tahun pada fase ketiga.
Terminal penumpang utama bandara memiliki 72 loket check-in, delapan di antaranya untuk bagasi berukuran besar, 24 loket check-in mandiri, beserta 26 loket passport keberangkatan dan kedatangan.
“Otoritas bandara memberikan ruang transit kepada jemaah haji setibanya dibandara. Ada 6 ruang tolong diurus, ready atau tidak dan tolong dirancang flow pergerakan jamaah dari pesawat mendarat sampai ke pemondokan,” kata Abdul Djamil.
Menurut Suleiman Al-Hamdan Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA), dikutip dari Saudi Gazette Kamis (02/07/2015) lalu, bandara Ini adalah hasil dari kerja sama GACA dengan konsorsium yang dipimpin Tibah Airports Development Co. yang terdiri dari Al Rajhi Holding Group, Saudi Oger, dan TAV Airports Holding. (haji.kemenag.go.id)

Manfaat Gerakan Sholat untuk kesehatan

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Minggu, 02 Agustus 2015 | 8/02/2015

Perintah shalat merupakan oleh-oleh Nabi Muhammad setelah melaksanakan perjalanan Isra Miraj. Pada awalnya umat Nabi Muhammad diperintahkan untuk melaksanakan shalat sehari semalam 50 kali. Setelah Nabi Muhammad meminta keringanan, akhirnya diputuskan menjadi 5 kali sehari semalam. Kita sebagai hamba Allah sudah semestinya perintah shalat itu tidaklah menjadi beban untuk kita. Namun hal itu seharusnya menjadi kebutuhan sebagai eksistensi hamba dalam bersyukur kepadaNya. Shalat juga merupakan media komunikasi hamba dengan sang pencipa.

Shalat secara bahasa/lughoh/etimologi adalah doa sedangkan secara istilah/syari’ah/ terminologi adalah suatu pekerjaan yang dimulai dengan takbir (takbiratul ihram) diakhiri dengan salam.
Para ahli fiqh mengartikan shalat secara lahir dan hakiki sebagai berikut :
  1. Menurut Sidi Gazalba : secara lahiriah shalat berarti ‘beberapa ucapan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam, yang dengannya kita beribadah kepada Allah menurut syarat-syarat yang telah ditentukan.
  2. Menurut Hasbi Asy-syidiqi : secara hakiki shalat ialah berhadapan hati, jiwa dan raga kepada Allah, secara yang mendatangkan rasa takut kepadaNya atau mendhahirkan hajat dan keperluan kita kepada Allah yang kita sembah dengan perkataan dan perbuatan.
  3. Menurut Imam Basyahri Assayuthi : shalat ialah salah satu sarana komunikasi antara hamba dengan Tuhannya sebagai bentuk ibadah yang di dalamnya merupakan amalan yang tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam, serta sesuai dengan syarat dan rukun yang telah ditentukan syara.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa shalat adalah suatu pekerjaan yang diperintahkan oleh Allah terhadap hambanya yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Berikut Ini Fakta Manfaat Gerakan Shalat Untuk Kesehatan Fisik Adalah:

1. Takbiratul Ihram
Posisi: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

2. Ruku
Posisi: Ruku yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Posisi ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, ruku merupakan wahana latihan bagi kemih untuk mencegah gangguan prostat.
Menghindarkan diri dari berbagai penyakit tulang belakang, seperti :
  • Acute Lumbargo ; sengal (rasa sakit) pinggang mendadak.
  • Cronic Recurant ; sengal (rasa sakit) pinggang menahun.
  • Spondilosis ; tergelincirnya ruas tulang belakang.
3. I'tidal
Posisi: Bangun dari ruku, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi Posisi setelah ruku dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar. 

4. Sujud
Posisi: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Karena otak adalah pusat susunan syaraf, maka terpenuhi atau tidaknya kebutuhan darah di otak akan banyak berpengaruh terhadap seluruh tubuh. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan. 

5. Duduk
Posisi: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, Posisi irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita. 

6. Salam
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

Manfaat Shalat Terhadap Mental Bagi Pelaku Shalat Adalah :
  1. Mendidik manusia agar taat kepada pimpinan yang memberi komando, karena setelah mendengar adzan dikumandangkan, kita disunnahkan bersegera menuju masjid / mushalla untuk menunaikan shalat berjamaah.
  2. Mendidik manusia agar memiliki kedislipinan yang tinggi dalam melaksanakan tugas yang dipikulkan kepadanya, karena shalat telah diaturkan waktunya secara jelas.
  3. Mendidik manusia untuk memiliki sikap optimis dalam menyongsong masa depan, karena inti ibadah itu adalah doa, yaitu harapan atau permohonan kepada Allah SWT yang mengatur segala-galanya.
  4. Menentramkan jiwa, karena dengan shalat seseorang akan merasa senantiasa dekat dengan Allah. Hal ini dapat dipahami karena dengan shalat berarti berdzikir, sedangkan berdzikir kepada Allah akan membuahkan ketentraman hati. Sebagaimana firman Allah :”Ketahuilah hanya dengan berdzikir kepada Allah hati akan tentram”.(Q.S.Ar Ro’du : 28).
  5. Mendorong manusia berani menghadapi problematika kehidupan dengan hati sabar dan tabah. Semua problematika kehidupan dihadapi dan disadarinya sebagai ujian dari Allah yang perlu diterima untuk menguji mentalnya, serta iman dan takwanya.
  6. Mendidik manusia agar bersikap sportif dan gentleman untuk mengakui kesalahan dan dosanya, karena dengan shalat merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memohon ampunan kepada Allah swt. atas segala kesalahan dan dosa-dosanya yang telah dilakukan.
  7. Menghindarkan manusia dari berbuat keji dan munkar (jahat). Jika shalat dilakukan dengan sepenuh hati, dengan sikap tunduk dan tawadlu’ (rendah hati) serta hati yang patuh, maka akan mendorong pelakunya untuk membentengi dirinya dari perbuatan buruk dan jahat. Firman Allah swt. :”Sesungguhnya shalat itu dapat mencegah diri dari perbuatan keji (buruk) dan munkar (jahat)”(Q.S. Ankabut : 45)   dakwatuna.com

Sujudlah maka otakmu akan menjadi sehat

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Senin, 27 Juli 2015 | 7/27/2015

Allahu akbar, sungguh menakjubkan tanda kebesaran-Nya pada tubuh kita yang satu ini. Bahkan, penemuan bagian syaraf yang hanya dimasuki darah secara optimal saat shalat ini menghantarkan pakar neuroscience Prof. Dr. Fidelma O’Leary dari St. Edwards University di Amerika Serikat menuju Islam.

Hal tersebut terjadi pasca ia meneliti hubungan antara shalat dengan kesehatan. Tanpa diduga, beberapa keajaiban ditemukannya dalam penelitian itu. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut, sehingga tidak dapat diterima oleh akal pikiran. 

Ia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam, ia amat yakin akan pengobatan Islami (thibbun Nabawi) dan telah memotivasinya untuk mendirikan sebuah klinik yang bertemakan ‘Pengobatan melalui Al-Quran. Lewat kajian pengobatan melalui Al-Quran, obat-obatannya berdasarkan apa yang terdapat di dalam Al-Quran. Di antara kaidah-kaidah thibbun Nabawi yang digunakan termasuk berpuasa, madu lebah, habbatus sauda (black seed) dan sebagainya.

Ketika ditanya bagaimana ia tertarik untuk memeluk Islam, ia mengatakan bahwa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki oleh darah secara optimal. Padahal, setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Pasca penelitian itu, beliau mendapati darah tidak memasuki urat saraf di dalam otak manusia secara optimal, melainkan pada saat seseorang itu sedang sujud semasa mengerjakan shalat. Hal inilah yang menjadikannya mantap memeluk Islam.

Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk beberapa waktu yang tertentu saja. Ini bermaksud bahwa darah hanya akan memasuki urat tersebut secara optimal mengikuti kadar shalat waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah keagungan ciptaan Allah. Allah membuka tabir keajaiban sujud pada gerakan shalat sehingga menyakinkan para pemeluk-Nya untuk melakukan hal-hal yang di serukan-Nya demi kebaikan umat-Nya.

Jika seseorang tidak menunaikan shalat, otaknya tidak akan dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Oleh karenanya, kejadian pada otak manusia ini sebenarnya adalah bukti untuk menganuti agama Islam ‘sepenuhnya’. Hal itu karena sifat fitrah penciptaannya memang telah “by design” dikaitkan oleh Allah dengan ritual ibadah pada agama-Nya yang indah ini.

Dengan demikian, tidak mengherankan jika semakin banyak orang memeluk Islam, karena begitu banyak keajaiban dan kebenaran agama Islam. Maka sebagai pemeluknya kita harus bangga dan sebagai umatnya harusnya kita menyadari bahwa semua seruan yang menjadi kewajiban kita adalah kebutuhan kita. Sebagai contoh, kali ini Allah menyerukan hamba-Nya untuk shalat karena manusia membutuhkan shalat itu demi kebutuhan biologisnya sendiri. Sungguh, sebagai hamba-Nya yang taat kita tak perlu ragu akan kuasa-Nya dan menghambakan diri kita sepeuh hati karena Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta).

Demikianlah keajaiban dalam shalat. Semoga kabar langit yang ilmiah ini semakin menambah keimanan kita dan menambah ketaatan kita kepada Allah Rabbul ‘aalamiin, Tuhan semesta alam. Allahu akbar! (arrahmah.com)

Planet Mirip Bumi

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Minggu, 26 Juli 2015 | 7/26/2015

CAPE CANAVERAL – Kamis (23/7) waktu setempat atau Jumat (24/7) WIB, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan, pesawat antariksa Kepler berhasil menemukan planet ’’saudara’’ bumi, namun berukuran lebih besar dengan umur orbit lebih tua.
Sebagaimana dilansir kantor berita Reuters Jumat (24/7), planet yang 60 persen lebih besar dari bumi itu berada di kawasan yang oleh para astronom dinamai konstelasi Cygnus yang berjarak 1.400 tahun cahaya dari bumi.
’’Hari ini bumi tak lagi kesepian. Dari pengalaman saya terlibat dalam riset ini, planet inilah yang paling mirip dengan bumi jika dibandingkan dengan temuan-temuan sebelumnya,’’ kata astronom peneliti Kepler, Jon Jenkins, di Moffett Field, California, kemarin.
Planet yang disebut Kepler-452b atau Bumi 2.0 itu mengorbit bintang yang berusia sekitar 6 miliar tahun, lebih tua daripada matahari yang berusia 4,6 miliar tahun.
Dalam ilmu astronomi, semakin tua usia orbit, semakin besar kemungkinan kehidupan yang terbentuk di sana.’’Itu waktu yang cukup lama bagi kehidupan untuk muncul di suatu tempat pada permukaan atau samudranya,’’ jelas Jenkins.
Yang paling menarik dalam temuan Kepler-452b adalah adanya bintang yang sangat mirip dengan matahari. Waktu yang dibutuhkan Kepler-452b untuk mengorbit bintangnya (waktu 1 tahun) adalah 385 hari. Jumlah itu tidak berbeda jauh dengan waktu 1 tahun di bumi yang berisi 365 hari.
Jarak Kepler-452b ke bintangnya lebih jauh 5 persen daripada jarak bumi ke matahari. Namun, sumber cahaya di sana lebih terang sehingga planet tersebut mendapat jumlah energi yang sama seperti yang diterima dunia yang ditinggali manusia. ’’Sinar matahari yang diterima Kepler-452b mirip dengan yang didapatkan bumi,’’ kata Jenkins.
Dari kejauhan, suhu permukaan Kepler-452b juga tampak cocok untuk air, satu unsur yang diyakini terpenting untuk adanya tanda kehidupan. Berdasar ukurannya, para ilmuwan yakin Kepler-452b berbatu seperti bumi, meski teori itu didasarkan pada analisis statistik dan pemodelan komputer, bukan bukti langsung. (jpnn.com)

Kamis 16 Juli 2015 Matahari tepat di atas Ka'bah, Verifikasi Arah Kiblat anda

Written By KUA Kecamatan Duren Sawit on Rabu, 15 Juli 2015 | 7/15/2015

Jakarta, bimasislam— Kasubdit Hisab dan Rukyat, Ditjen Bimas Islam, Nur Khazin, mengatakan bahwa pada Kamis (16/7) akan terjadi fenomena Rashdul Qiblah. “Berdasarkan data astronomi, bahwa pada hari Kamis, 16 Juli 2015, matahari akan melintas tepat di atas Kabah. Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.27 WIB dan 17.27 WITA. Bayang-bayang benda yang berdiri tegak, pada tanggal dan jam tersebut akan mengarah tepat ke Ka’bah.”

Peristiwa semacam ini dikenal dengan nama Rashdul Qiblah. Yaitu, ketentuan waktu di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat. Fenomena ini dapat dimanfaatkan untuk melakuakn verifikasi arah kiblat di masjid atau mushalla. Terkait hal itu, Nur Khazin menghimbau kepada umat Islam dan pengurus takmir masjid/mushalla yang akan memverifikasi kesesuaian arah kiblat, dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama,menentukan lokasi masjid, mushalla, langgar, atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya. Sediakan tongkat lurus panjang 1 sampai 2 meter dan peralatan untuk memasangnya. Siapkan juga jam/arloji yang sudah dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/televisi/internet;

Kedua,cari lokasi di samping atau di halaman masjid yang masih mendapatkan penyinaran matahari pada jam-jam tersebut serta memiliki permukaan tanah yang datar. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan pelurus berupa tali dan bandul. Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya rashdul qiblah agar tidak terburu-buru;

Ketiga,saat Rashdul Qiblah berlangsung amatilah bayangan matahari yang terjadi (toleransi +/- 2 menit). Di Indonesia peristiwa Rashdul Qiblah terjadi pada sore hari sehingga arah bayangan menuju ke Timur. Sedangkan bayangan yang menuju ke arah Barat agak serong ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat;

Keempat, gunakan tali, susunan tegel lantai, atau pantulan sinar matahari menggunakan cermin untuk meluruskan lokasi ini ke dalam masjid/rumah dengan menyejajarkannya terhadap arah bayangan.

Tongkat lurus, menara, sisi selatan bangunan masjid, ventilasi, tiang listrik, tiang bendera, atau benda lain yang tegak juga bisa digunakan untuk melihat bayangan, dapat juga dengan bandul yang digantung menggunakan tali sepanjang beberapa meter, maka bayangannya dapat kita gunakan untuk menentukan arah kiblat.(ska/bimasislam) - See more at: http://bimasislam.kemenag.go.id/post/berita/kamis-matahari-tepat-di-atas-kabah-saatnya-verifikasi-arah-kiblat-masjid-anda#sthash.eoF2otFW.dpuf
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KUA Kec.Duren Sawit - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger